Sabtu, 02 April 2016

 SEJARAH TELEPON

Telepon merupakan suatu peralatan komunikasi yang sekarang sudah begitu biasa dilingkungan kita. Dengan menggunakan telepon, penyebaran informasi menjadi mudah. Orang-orang dibelahan dunia dapat saling berkomunikasi menggunakan telepon, meski jaraknya cukup jauh. 



Sejak ditemukan, telepon telah tumbuh dan berubah sesuai dengan kebutuhan manusia yang terus berkembang.
Telepon merupakan alat komunikasi dua arah, yaitu dapat menerima dan mengirim data atau informasi melalui media transmisi. Sekarang telepon terus berkembang. Dengan terus berkembangnya zaman,awalnya telepon rumah yang mempunyai kabel,  sekarang berkembang telepon genggam yang tanpa menggunakan kabel
Penemu Telepon Saat ini komunikasi antar manusia makin mudah karena udah ada fasilitas telepon yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Lalu siapa tokoh yang paling berjasa dibalik penemuan telepon? Dia adalah Alexander Graham Bell yang pertama kali menemukan alat komunikasi ini. 




A. G. Bell lahir pada tanggal 3 Maret 1847 di Edinburg, Scotland. Bell berasal dari keluarga yang sangat mementingkan pendidikan. Ayahnya adalah seorang psikolog dan elocution bernama Alexander Melville Bell, sedangkan kakeknya Alexander Bell merupakan seorang elucution professor.



Sejarah Penemuan Telepon






A. Graham Bell mengungkapkan keinginannya untuk menciptakan suatu alat komunikasi dengan transmisi gelombang listrik. Bell pun mengajak temannya Thomas Watson untuk membantu menyediakan perlengkapannya. Penelitiannya dilakukan dengan menggunakan alat pengatur suara dan magnet untuk menghantarkan bunyi yang akan dikirimkan, peristiwa ini terjadi pada tanggal 2 Juni 1875.

Akhirnya terciptalah karya Bell sebuah pesawat penerima telepon dan pemancar yang bentuknya berupa sebuah piringan hitam tipis yang dipasang di depan electromagnet. Baru pada tanggal 14 Februari 1876. Bell mematenkan hasil penemuannya, tapi oleh US Patent Office penemuan Bell ini baru resmi dipatenkan pada tanggal 7 Maret untuk “electric speaking telephone”.

Bell terus memperbarui penemuannya dan untuk pertama kalinya dia berhasil mengirimkan suatu kalimat berbunyi “Watson, come here, I want you” pada tanggal 10 Maret 1876. 
 



Jenis-Jenis Telepon

Telepon berdasarkan jaringannya setidaknya dikelompokkkan menjadi 3 , yaitu telepon kabel, seluar, dan telepon internet.




1. Telepon Kabel




Sebagian orang masih mengenal Alexander Graham Bell (1847 – 1922) sebagai penemu telepon asal AS. Padahal sejak kongres AS pada 2002 ada ralat bahwa penemu telepon sesungguhnya adalah Antonio Santi Guisppe Meucci, atau kerap disebut Antonio Meucci.


Berdasarkan catatan sejarah Antonio menemukan sound telegrap , yaitu peralatan komunikasi dalam bentuk suara di antara dua orang menggunakan perantara kabel tahun 1871. Terlepas dari perdebatan siapa penemu telepon, singkatnya pada tahun 1971 perusahaan telekomunikasi diizinkan mengembangkan system komunikasi untuk kepentingan bisnis. Hasilnya, berjuta – juta saluran telepon kabel digunakan masyarakat.

2. Telepon Selular








Telepon selular (ponsel) diawali pada tahun 1973, ketika Martin Cooper dari Morola Corp, “menemukan” telepon genggam dengan berat 800 gram ( 1 kg kurang 200 gram). Berat ponsel itu karena ukuran baterai yang besar untuk keperluan tenaga. Kini ponsel jauh lebih ramping dan tipis. Teknologi yang digunakan sudah memasuki generasi keempat (4G). Teknologi yang menawarkan pendekatan yang menggabungkan teknologi nirkabel, wireless, LAN, Bluetooth, dll.








3. Telepon IP




Telepon IP (Internet Protocol) dikembangkan VocalTec sejak 1995. VocalTec merintis pasar telepon IP dengan suatu perangkat lunak (software) untuk menghubungkan koneksi suara di antara dua computer melalui jaringan internet. Syarat dasar penggunaan telepon jenis ini adalah computer yang terhubung ke internet dengan piranti lunak khusus. Salah satu piranti lunak yang terkenal adalah Skype.

     

Kunjungi juga ya info wisata alam terkenal terbaru ini Wisata Alam Eksotik di Kota Banjar Enjoying Terkenal Terbaru 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar